Perbedaan Tipis Iklan Komersial Dengan Malware

Ada orang yang bilang jenius dan gila itu perbedaannya tipis. Demikian pula halnya di dunia advertising, khususnya advertising online. Kalau iman anda tidak kuat, maka demi mencapai tujuan anda untuk mengiklankan sebanyak mungkin pesan dari pembeli iklan anda, bisa-bisa anda menggunakan program yang memiliki kharakter malware. Sebenarnya bahasa pemrograman itu seperti pisau dapur, kalau di tangan William Wongso dia bisa berguna untuk memotong daging sapi dan membuat rendang yang sangat enak dan menambah devisa negara karena di ekspor. Tetapi di tangan preman pasar pisau dapur berubah fungsi menjadi senjata untuk melukai korbannya jika tidak memenuhi keinginannya. Hal yang mirip sedang terjadi di ranah internet Indonesia dua hari belakangan ini dan seperti yang diperkirakan, tahun 2012 merupakan tahun eksploitasi Facebook. "Feel A Boob Day!!! Australia 31/03/2011" mengawalinya. Pada awalnya, anda mungkin akan tergoda oleh satu postingan teman anda di group Facebook (bukan wall) dengan gambar tangan di depan manekin pakaian dalam. Memang tujuan dari video di Youtube tersebut untuk menarik perhatian orang supaya melihat video tersebut. Terbukti dari hit video tersebut saat diupload hanya mencapai 1.000 view. Tetapi setelah disebarkan oleh malware langsung melejit viewnya menjadi lebih dari 6 juta view, mengalahkan view "Matahariku" (Agnes Monica) 5,5 juta view atau "Untuk Kita Renungkan" (Ebiet G Ade) 183.000 view. Moga-moga tidak ada penyanyi yang mendapatkan ide untuk meningkatkan view lagunya dengan memanfaatkan malware ya.

Ibarat kucing dikasih ikan asin, kemungkinan besar, makhluk normal yang bernama laki-laki jika disodori gambar "Feel A Boob Day!!!" (lihat gambar) akan langsung melakukan klik pada link tersebut. Waduh ... apa lagi ini?


Gambar: Posting Feel A Boob Day!!!

Hal yang menarik dari penyebaran message "Feel A Boob Day!!!" ini adalah hanya melakukan posting di group-group Facebook dan tidak melakukan posting pada wall korbannya maupun kontak facebook yang lain. Sebenarnya hal ini mencerminkan kecerdikan pembuat malware ini karena dengan cara demikian ia akan mampu mendapatkan hasil yang maksimal dengan posting yang minimal sehingga tidak terdeteksi oleh administrator Facebook yang setiap hari harus menangani jutaan posting yang melanggar peraturan. Dengan melakukan posting di wall Group Facebook otomatis seluruh member group akan melihat posting tersebut tanpa membebani wall masing-masing.

Memanfaatkan URL Shortener

Jika anda mengklik link tersebut, anda akan diantarkan pada link URL Shortener (pemendek URL) bit.ly http://bit.ly/yyxF** yang tujuannya jelas untuk mengelabui korbannya supaya tidak bisa mengidentifikasi kemana sebenarnya link tersebut diteruskan. Tetapi namanya juga laki-laki, masa cuma nge klik ajah takut, kemungkinan besar akan melakukan klik (yah paling tidak menurut data statistik yang dikumpulkan paling tidak ada 587.000 klik) kalau ambil kasarnya 90 % yang mengklik adalah laki-laki maka sudah ada 500.000 orang laki-laki "bukan penakut" yang menjadi korban. Link tersebut akan mengantarkan korbannya pada situs http://comebacktome**.blogspot.com seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Gambar: Kali ini manekin yang menjadi sasaran pelecehan

Video di Youtube tersebut sebenarnya tidak terlalu vulgar (dibandingkan dengan video-video lain yang bisa anda temukan) dan sasarannya adalah manekin dan sama sekali tidak disentuh. Tetapi penempatan angle video dibuat sedemikian rupa sehingga menimbulkan rasa ingin tahu ... atau lebih tepatnya "rasa ingin klik" yang besar bagi yang melihatnya.

Nah .... pada saat rasa ingin klik anda muncul, kemungkinan naluri primitif manusia lebih dominan daripada logikanya, jelas-jelas kita semua tahu kalau mau lihat video di Youtube tidak perlu menginstal aplikasi atau add on apapun. Tetapi ada pop up yang muncul menghalangi si "rasa ingin klik" tersebut sehingga jadi tidak kesampaian deh maunya. Jadi kalau mau lihat videonya, syaratnya harus instalasi player. Pop upnya cukup meyakinkan : "Click Here to install Youtube Player" (Please refresh the page after instal). Maka naluri primitif tadi makin semangat untuk melihat gambar tersebut sehingga di klik lah tulisan "Click Here to install Youtube Player" tadi yang jika di klik akan mengantarkan pada instalasi Add On / Extension / User Scripts.

Sebenarnya Firefox dan Chrome sudah memberikan peringatan akan hal ini, tetapi dari pengalaman pengguna komputer akan cenderung memilih untuk mengklik [Allow] dan [Install] daripada [Cancel] atau [Not Now].

Gambar: Firefox memperingatkan adanya instalasi software dari situs berbahaya.


Gambar: Google Chrome menanyakan konfirmasi apakah setuju untuk menginstal Extension.

Jika anda ingin tahu, pengguna Internet Explorer "cukup beruntung" karena Add on dan extension kurang populer di Internet Explorer sehingga script ini tidak berjalan dengan baik dan mengalami error di Internet Explorer.

Sekali anda menginstal script ini, maka satu script baru akan langsung ditambahkan pada browser anda dan langsung aktif. Pada Chrome ia akan menamakan dirinya "Google Chrome Extention 1.0.1".

Gambar: Extension ini menamakan dirinya "Google Chrome Extention 1.0.1"

Sedangkan pada Firefox ia akan menamakan dirinya "Firefox Extension Updates 1.0.0".

Gambar: Pada Firefox ia menamakan dirinya "Firefox Extension Update 1.0.0"

Jika anda cermat memperhatikan dua hal di atas. Ada kejanggalan pada "Firefox Extension update". Tidak tahu apakah disengaja atau memang keteledoran pembuatnya. Logo "Firefox Extension Update 1.0.0" tidak menggunakan logo Firefox (rubah api di barbeque) tetapi menggunakan logo Chrome (seperti telur mata sapi yang berwarna-warni).

Selanjutnya, secara otomatis script ini akan membuat Facebook account untuk melakukan posting pesan seperti gambar di atas pada group-group Facebook yang anda ikut dan selain itu ia juga akan mendaftarkan akun anda secara otomatis pada beberapa Apps Facebook tanpa persetujuan anda. Informasi detail akan diberikan pada artikel berikutnya.

Jika anda sudah kadung menjalankan script ini, disarankan Anda untuk melakukan dua hal:

1.     Segera delete / remove Add on / extension yang terinstal.
2.     Rubah password Facebook anda.
3.     Masuk ke group yang anda ikuti dan hapus posting yang dilakukan atas nama anda dan informasikan ke para anggota group untuk berhati-hati.

Salam dan semoga bermanfaat.

Suka dengan postingan berjudul Perbedaan Tipis Iklan Komersial Dengan Malware? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Bang Hendra langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

13 Responses to "Perbedaan Tipis Iklan Komersial Dengan Malware"

  1. Bisa jadi dengan trik iklan malware diselundupkan...

    BalasHapus
  2. @dodirang: Selalu berusaha menyajikan yg menarik. :D

    BalasHapus
  3. Di pesan chat fb juga sekarang marak yang kasih link-link yang gak jelas yang pastinya berisi malware kalau di klik. Tapi kalau pakai AV yang berkualitas, pasti di blok karena terdetek malware

    BalasHapus
  4. Mantap nih artikelnya sob,, baca-baca dulu nih

    BalasHapus
  5. WUIHHH....post yang bermanfaat sekali sob.... semoga sobat2 gak gampang terkena rayuan iklan deh ...:)

    BalasHapus
  6. coba abang buka disini barangkali cocok..pilihannya juga banyak,usahan mencarinya kurang dari 50Kb,kalo ini cuma 16Kb aza,,http://www.allblogtools.com/blogger-templates/3-columns/borneo-sporty/

    BalasHapus
  7. @ICAH BANJARMASIN: Thanks infonya bang!

    BalasHapus
  8. haha...maaf, gue ngomentarin image screenshootnya aja...walaupun tipsnya pernah saya share, tetap saja saya lama di halaman ini hanya untuk sekedar muter2in gambarnya. Apalgi kalo yang belum pernah liat...hehe

    BalasHapus
  9. wuih......asik juga tu caranya...tapi akhir2 ini ane gak buka FB

    BalasHapus
  10. nice info, so jangan sembarangan ngeklik....

    BalasHapus
  11. Segala hal dihalalkan..hati-hati dan waspadalahhhh sobat..

    BalasHapus
  12. ow ow ow .. baru baca artikel ini ..
    ternyata yang begituan tuh malware juga ya namanya ...
    kaya.nya udah sering banget lihat kaya gituan ..
    thanks for infonya ya ,,,:)

    BalasHapus

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger