Teori Bambu: Cara Pramac Bawa Yamaha Kembali Ke Puncak

Investasi Besar Yamaha untuk Masa Depan di MotoGP

Setelah mengalami beberapa musim yang penuh tantangan di ajang MotoGP, Yamaha mulai melakukan investasi besar-besaran sejak 2024. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah perpanjangan kontrak Fabio Quartararo dan peluncuran pengembangan mesin V4 yang akan diperkenalkan pada motor M1 tahun ini.

Pada tahun 2024, Yamaha juga memperkuat kemitraannya dengan Pramac, yang memungkinkan mereka kembali memiliki tim satelit pada 2025. Hal ini merupakan langkah penting karena sejak 2022, Yamaha tidak lagi memiliki tim satelit. Meskipun saat ini motor Yamaha masih kurang optimal, Jack Miller dan Miguel Oliveira sering kali tertinggal dari pesaing. Namun, kontribusi Pramac terhadap proyek ini tampaknya masih dalam tahap awal.

Paolo Pavesio, direktur umum Yamaha Motor Racing, menjelaskan bahwa tahun lalu sangat penting bagi hubungan antara Yamaha dan Pramac. Ia menggunakan metafora bambu untuk menggambarkan proses pembangunan fondasi yang kuat. "Bambu tumbuh sangat lambat secara kasat mata, karena ia tumbuh terlebih dahulu di dalam tanah," katanya. "Itulah yang kami coba lakukan tahun lalu, membangun fondasi yang kokoh di dalam tanah, dan tahun ini adalah tahun di mana kami akan mengubah segalanya."

Yamaha menjanjikan status "tim pabrik kedua" kepada Pramac sejak awal kemitraan, dengan tujuan membangun hubungan yang kuat. Pabrikan asal Jepang ini mengandalkan tim satelitnya untuk meluncurkan anak didiknya, Toprak Razgatlioglu, yang akan menggantikan Miguel Oliveira tahun ini. Selain itu, Yamaha juga mengandalkan mitranya untuk membantu pengembangan mesin V4-nya.

Pramac tetap menjadi struktur yang sangat kuat, yang telah memenangkan gelar tim pada 2023 dan gelar pembalap pada tahun berikutnya bersama Jorge Martín. Tidak menutup kemungkinan bahwa Pramac bisa meraih prestasi serupa bersama Yamaha. Gino Borsoi, manajer tim Pramac, mengatakan bahwa mereka memulai dari awal, baik sebagai tim maupun dalam program Yamaha. "Kami tahu bahwa kami memiliki banyak pengalaman, kami telah menunjukkan potensi besar di masa lalu. Komitmen kami sama tingginya dengan Yamaha."

Borsoi menekankan keinginannya untuk mendukung Yamaha dan segera melanjutkan pengembangan motor, agar merek Jepang tersebut dapat kembali bersaing untuk posisi teratas saat peraturan baru diberlakukan. Ide yang diajukan adalah memanfaatkan musim 2026 untuk mempelajari V4 dan kemudian memanfaatkan teknologi ini sepenuhnya pada tahun 2027, meskipun teknologi ini akan terus berkembang karena peraturan baru akan memberlakukan pengurangan kapasitas mesin.

"Bagi kami, tahun yang baik adalah tahun di mana Yamaha kembali ke puncak," tambah Borsoi saat diwawancarai oleh situs resmi MotoGP. "Itu tidak berarti bahwa hal itu harus dilakukan dengan sangat cepat. Kami memiliki tujuan ini dalam pikiran, kami tahu bahwa kami membutuhkan waktu."

Waktu menjadi bagian dari permainan dalam kejuaraan ini, dengan teknologi yang dimiliki. Pramac sangat terlibat dan benar-benar ingin melihat Yamaha menjadi pabrikan terbaik dalam dua tahun. Dengan peraturan baru, pada 2027, ia berpikir bahwa mereka akan jauh lebih siap. 2026 akan menjadi dasar untuk 2027. "Kami harus bekerja keras," ujarnya.

Pramac tidak ingin menunggu peraturan baru untuk memulai pemulihan spektakuler ini. Paolo Campinoti, pemilik tim Italia, berharap Yamaha sudah bisa bersaing untuk podium pada 2026. "Ini akan menjadi tahun transisi karena saya tidak berpikir motor akan sekuat yang dibutuhkan, tetapi kita akan berkembang karena saya yakin motor akan berkembang sepanjang tahun," prediksi Campinoti. "Saya pikir jika kita bisa mulai kembali ke podium, itu akan fantastis tahun ini."


Suka dengan postingan berjudul Teori Bambu: Cara Pramac Bawa Yamaha Kembali Ke Puncak? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Teori Bambu: Cara Pramac Bawa Yamaha Kembali Ke Puncak"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger