Penggunaan Jalan Tol sebagai Landasan Pacu Alutsista Udara
Pada Rabu (11/2/2026), TNI Angkatan Udara (AU) mencatatkan terobosan penting dengan menggunakan Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Lampung sebagai landasan pacu bagi alutsista udara. Uji coba ini menjadi bagian dari implementasi sistem pertahanan yang bersifat semesta, di mana pertahanan negara tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dalam uji coba tersebut, dua jenis pesawat udara berhasil melakukan pendaratan di ruas jalan tol. Pertama, pesawat EMB-314 Super Tucano dan kedua, F-16 Fighting Falcon. Uji coba ini disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Tonny Harjono.
Donny menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem pertahanan semesta. "Ini menunjukkan bahwa pertahanan negara bukan hanya menjadi tugas TNI, tetapi juga melibatkan seluruh elemen bangsa," ujarnya.
Selama proses uji coba, ruas jalan tol tersebut harus ditutup sementara, sehingga masyarakat harus melewati jalan nasional yang lebih ramai. Donny menyebutkan bahwa kerelaan masyarakat ini juga merupakan bentuk dari bela negara.
Berikut lima potret yang menggambarkan kesuksesan TNI AU dalam menggunakan jalan tol di Lampung sebagai landasan pacu:
-
Ada dua alutsista udara yang lakukan uji coba pendaratan F-16 dan Super Tucano

-
Sebelum mendarat, pilot lakukan dua kali percobaan sebelum dilakukan pendaratan sesungguhnya

-
Jalan tol yang dijadikan lokasi pendaratan dikelola PT Hutama Karya

-
Aksi uji coba pendaratan jadi tontonan warga sekitar

-
KSAU harap setiap provinsi punya satu tempat alternatif yang dapat difungsikan sebagai landasan pacu jet tempur

Peran Masyarakat dalam Sistem Pertahanan Semesta
Sistem pertahanan semesta menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan negara. Dalam uji coba ini, masyarakat diwajibkan untuk beralih ke jalan nasional akibat penutupan jalan tol. Namun, mereka secara sukarela mengikuti aturan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kepentingan nasional.
Donny menekankan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam memperkuat pertahanan negara. "Bela negara tidak hanya dilakukan oleh militer, tetapi juga oleh rakyat," katanya.
Kesiapan Infrastruktur untuk Pertahanan Nasional
Jalan tol yang digunakan dalam uji coba ini dikelola oleh PT Hutama Karya. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang ada bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pertahanan. Dengan adanya jalan tol yang luas dan stabil, maka bisa menjadi alternatif landasan pacu bagi pesawat tempur.
Kepala Staf TNI AU, Marsekal Tonny Harjono, berharap setiap provinsi memiliki satu tempat alternatif yang dapat difungsikan sebagai landasan pacu jet tempur. Ini akan memperkuat kemampuan pertahanan negara secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Kesimpulan
Uji coba penggunaan jalan tol sebagai landasan pacu alutsista udara menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan semesta. Selain itu, ini juga menunjukkan komitmen TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur yang ada untuk kepentingan keamanan negara. Dengan kolaborasi antara TNI dan masyarakat, sistem pertahanan Indonesia akan semakin kuat dan efektif.

0 Response to "5 Potret TNI AU Hebat dalam Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.