
Ban mobil merupakan komponen penting yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Kondisi ban sangat memengaruhi kinerja keseluruhan kendaraan. Oleh karena itu, pemilik kendaraan perlu memperhatikan kondisi ban secara menyeluruh, bukan hanya sekadar tekanan angin.
Banyak orang sering mengabaikan kondisi dinding ban, terutama jika terdapat retak rambut atau retakan halus. Masalah ini sering dianggap biasa oleh pemilik kendaraan, padahal bisa menjadi tanda awal kerusakan yang lebih parah.
Aziz, seorang mekanik bengkel Wisma Ban di Jl. Diponegoro, Bekasi, menjelaskan bahwa ada cara efektif untuk mencegah munculnya retak rambut pada ban mobil dalam waktu singkat.

Menurut Aziz, salah satu penyebab utama retak rambut adalah penggunaan semir ban yang berlebihan dan bahan kimia tidak direkomendasikan. Banyak semir ban yang dibuat dari bahan kimia silicone yang tidak ramah terhadap karet ban.
"Semir ban dengan bahan kimia keras biasanya digunakan untuk memberikan kilau yang tahan lama, tetapi justru merusak struktur karet ban," jelas Aziz.

Ketika karet ban terus-menerus terpapar bahan kimia tersebut, maka akan mengurangi daya tahan dan kekuatannya. Akibatnya, retak rambut mulai muncul.
Untuk menghindari hal ini, Aziz menyarankan agar pemilik kendaraan menggunakan semir ban yang aman dan berbahan dasar air (water based). "Jika ingin menggunakan semir ban, pilihlah produk yang tidak mengandung bahan kimia keras," ujarnya.
Selain itu, perhatikan juga tekanan angin ban. Ban yang kurang angin dapat menyebabkan tekanan berlebih pada dinding ban, sehingga meningkatkan risiko retak rambut.
Pemilik kendaraan disarankan untuk memeriksa tekanan angin ban secara berkala. Idealnya, cek minimal sekali dua minggu jika mobil digunakan setiap hari.
Berikut beberapa tips lengkap dalam merawat ban mobil:
- Hindari penggunaan semir ban yang mengandung bahan kimia keras.
- Gunakan produk semir ban yang aman dan berbahan dasar air.
- Pastikan tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
- Lakukan pemeriksaan rutin pada kondisi ban, termasuk dinding dan permukaan ban.
- Jangan terlalu sering mengganti jenis semir ban, karena bisa memengaruhi kualitas karet ban.
Dengan perawatan yang tepat, retak rambut pada ban mobil dapat dicegah dan usia pakai ban menjadi lebih panjang. Jadi, jangan abaikan kondisi ban mobil, karena bisa memengaruhi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

0 Response to "Cara Merawat Ban Mobil Agar Tidak Retak Rambut"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.