Dasbor Tiba-Tiba Gelap? Genesis Tarik Ratusan Ribu Mobil Karena Bahaya Kecelakaan

Dasbor Tiba-Tiba Gelap? Genesis Tarik Ratusan Ribu Mobil Karena Bahaya Kecelakaan

Keselamatan Teknologi Mewah: Peringatan dari Genesis

Genesis, merek premium asal Korea Selatan, kembali mengingatkan dunia bahwa teknologi mewah tetap harus tunduk pada keselamatan. Kali ini, mereka menarik hampir 84.000 kendaraan di Amerika Utara karena masalah yang terjadi pada layar kluster instrumen. Angka tersebut mencakup total 83.993 unit di Amerika Serikat dan Kanada. Model yang terdampak adalah Genesis G80, GV70, dan GV80 dengan tahun produksi 2021 hingga 2023.

Masalah Teknologi yang Mengancam Keselamatan

Masalah utama terletak pada layar kluster instrumen yang bisa mati mendadak saat mobil dinyalakan. Bukan karena kerusakan fisik seperti layar retak atau kabel putus, melainkan kegagalan dalam sistem perangkat lunak. Saat mobil dinyalakan, sistem kluster instrumen kadang gagal memuat dengan benar. Kejadian ini bisa muncul sesekali, sehingga sulit diprediksi.

Kluster instrumen adalah pusat informasi bagi pengemudi. Di sanalah kecepatan, putaran mesin, indikator bahan bakar, serta peringatan penting ditampilkan. Ketika panel itu mati, pengemudi seperti kehilangan papan petunjuk di tengah perjalanan. Tanpa informasi dasar, pengemudi tidak bisa mengetahui seberapa cepat mobil bergerak dan apa yang sedang terjadi pada kendaraan.

Risiko Kecelakaan yang Membayangi

Ketidakmampuan melihat kecepatan membuat respons pengemudi berubah. Ada yang tanpa sadar menambah laju, ada yang mendadak mengurangi kecepatan karena panik. Lampu peringatan yang tidak terlihat juga berarti potensi masalah lain luput dari perhatian. Dalam kondisi lalu lintas cepat, selisih beberapa detik saja bisa mengubah situasi.

Standar Keselamatan yang Harus Dipenuhi

Kluster instrumen yang tidak menyala saat kendaraan berjalan dipandang sebagai pelanggaran standar keselamatan kendaraan bermotor federal. Intinya sederhana: pengemudi harus selalu bisa membaca informasi dasar saat berkendara. Karena kegagalannya bersifat intermiten, risikonya tidak bisa diprediksi dari kebiasaan harian. Hari ini normal, besok bisa gelap.

Koordinasi Pabrikan dan Regulator

Genesis mengambil langkah penarikan sebagai bagian dari mitigasi risiko. Fokusnya adalah mencegah insiden yang berawal dari hilangnya informasi di dasbor. Penarikan ini juga menegaskan satu hal: di era mobil digital, masalah perangkat lunak bisa punya konsekuensi keselamatan yang setara dengan komponen fisik. Dan itu menuntut respons cepat, bukan menunggu ada korban.

Model yang Terdampak

Kendaraan yang terdampak mencakup sedan Genesis G80 (tahun 2021 sampai 2023), SUV Genesis GV70 (tahun 2022 sampai 2023), serta SUV Genesis GV80 (tahun 2021 sampai 2023). Ketiganya adalah tulang punggung penjualan Genesis di kawasan tersebut. Karena itu, pemilik disarankan segera menindaklanjuti pemberitahuan resmi dari diler.

Solusi yang Disiapkan

Solusinya berfokus pada pembaruan perangkat lunak agar proses boot-up kluster instrumen berjalan normal. Genesis menyiapkan pembaruan over-the-air untuk sebagian kendaraan, sehingga mobil bisa menerima perbaikan saat terparkir. Untuk unit tertentu, kunjungan ke diler tetap mungkin diperlukan demi memastikan instalasi berjalan benar. Perbaikan ini disebutkan dilakukan tanpa biaya bagi pemilik dan akan diikuti pengiriman surat pemberitahuan resmi.


Suka dengan postingan berjudul Dasbor Tiba-Tiba Gelap? Genesis Tarik Ratusan Ribu Mobil Karena Bahaya Kecelakaan? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Dasbor Tiba-Tiba Gelap? Genesis Tarik Ratusan Ribu Mobil Karena Bahaya Kecelakaan"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger