Kenali Sinar Lampu, Kelvin, dan Lumen Sebelum Membeli

Kenali Sinar Lampu, Kelvin, dan Lumen Sebelum Membeli

Pahami Perbedaan Lumen dan Kelvin dalam Pencahayaan Lampu Mobil

Pencahayaan pada lampu utama mobil memainkan peran penting dalam menentukan visibilitas dan keamanan berkendara. Dalam hal ini, ada dua indikator yang sangat penting untuk diketahui oleh pengemudi, yaitu Lumen dan Kelvin. Kedua istilah ini mengukur aspek yang berbeda dari cahaya, sehingga pemahaman akan keduanya sangat diperlukan saat memilih atau mengganti bohlam lampu mobil.

Apa Itu Lumen?

Lumen adalah satuan yang digunakan untuk mengukur intensitas atau ketebalan cahaya. Semakin tinggi angka Lumen, semakin terang cahaya yang dihasilkan. Misalnya, jika sebuah lampu memiliki nilai Lumen yang lebih tinggi dibandingkan lampu lainnya, maka cahayanya akan lebih kuat dan mampu menyinari area yang lebih luas.

Menurut Suhendra Hanafiah, Brand Manager PIAA dari Sumber Berkat Group, konsumen perlu mempertimbangkan nilai Lumen saat memilih lampu mobil. Ia menjelaskan bahwa peningkatan angka Lumen akan langsung berdampak pada kecerahan cahaya. Hal ini sangat penting karena cahaya yang cukup terang dapat meningkatkan keselamatan berkendara, terutama di malam hari atau dalam kondisi cuaca buruk.

Apa Itu Kelvin?

Sementara itu, Kelvin adalah ukuran untuk warna cahaya. Angka Kelvin tidak menunjukkan seberapa terang cahaya tersebut, melainkan menentukan nada warna yang dihasilkan. Semakin tinggi angka Kelvin, semakin biru atau putih warna cahayanya. Sebaliknya, semakin rendah angka Kelvin, cahaya akan terlihat lebih kuning.

Contohnya, cahaya dengan angka 6.000 Kelvin biasanya terlihat putih, sedangkan angka 7.000 atau 8.000 Kelvin akan membuat cahaya berubah menjadi biru. Di sisi lain, cahaya dengan angka 5.000, 4.000, atau 3.000 Kelvin akan terlihat lebih kuning, mirip dengan cahaya lampu neon.

Suhendra menambahkan bahwa untuk lampu kabut, angka Kelvin biasanya paling rendah, yaitu sekitar 2.500. Hal ini bertujuan agar cahaya tetap jelas namun tidak terlalu menyilaukan, terutama saat berkendara di jalan raya atau dalam kondisi hujan.

Standar Umum untuk Lampu Mobil

Secara umum, bohlam lampu untuk headlamp halogen di pasaran memiliki rentang Lumen antara 1.500 hingga 2.000. Sementara itu, angka Kelvin biasanya berada di kisaran 3.000 hingga 3.500. Menurut Suhendra, standar ini sesuai dengan regulasi internasional.

Ia menjelaskan bahwa regulasi ini tidak merekomendasikan lampu dengan cahaya putih karena bisa membahayakan pengemudi. Terutama dalam kondisi hujan atau jalan basah, cahaya putih bisa menyebabkan silau dan mengurangi visibilitas. Oleh karena itu, lampu dengan warna kuning atau kecokelatan lebih disarankan untuk menjaga keamanan berkendara.

Kesimpulan

Dengan memahami perbedaan antara Lumen dan Kelvin, pengemudi dapat lebih bijak dalam memilih jenis lampu yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi berkendara. Lumen mengukur kecerahan cahaya, sedangkan Kelvin menentukan warna cahaya. Kombinasi keduanya akan memastikan bahwa lampu mobil memberikan pencahayaan yang optimal tanpa mengorbankan keselamatan.


Suka dengan postingan berjudul Kenali Sinar Lampu, Kelvin, dan Lumen Sebelum Membeli? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Kenali Sinar Lampu, Kelvin, dan Lumen Sebelum Membeli"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger