
Peran Aditif dalam Meningkatkan Efisiensi Energi di Industri
Di tengah tantangan meningkatnya biaya energi, penggunaan sumber energi yang efisien menjadi fokus utama bagi berbagai sektor industri. Termasuk di dalamnya, industri pertambangan yang sering menghadapi masalah terkait konsumsi bahan bakar yang tinggi.
PT Abadi Kimia Raya mencoba memperkenalkan solusi inovatif melalui produk bernama Adichem. Produk ini adalah zat aditif yang dirancang untuk meningkatkan performa mesin dan mengoptimalkan penggunaan energi di berbagai industri. Diperkenalkan akhir tahun lalu, Adichem mulai menargetkan pasar industri pertambangan.
Ryan Oktariyadie, Head Sales Adichem dari PT Abadi Kimia Raya, menjelaskan bahwa solar merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam operasi pertambangan. Oleh karena itu, perusahaan berupaya menyediakan solusi yang bisa menjaga kualitas bahan bakar, memperpanjang usia mesin, serta mengurangi biaya operasional.
Adichem memiliki kemampuan untuk meningkatkan lubrikasi, mengurangi filter blocking tendency (FBT), dan berkontribusi pada efisiensi konsumsi bahan bakar. Formula ini ditujukan untuk mengatasi masalah-masalah umum di lapangan, seperti kualitas solar yang tidak seragam dan masalah deposit karbon pada injektor mesin diesel.
Saat ini, Adichem memiliki tiga jenis produk aditif. Selain untuk industri pertambangan, produk ini juga tersedia untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Untuk memperluas pasar, perusahaan mulai merilis produk baru bernama Adimax F2, yang menggunakan bahan baku asal Jerman. Produk ini diperuntukkan bagi kebutuhan mesin-mesin industri dengan target menjaga performa mesin tanpa menambah biaya perawatan.
Namun, proses pemasaran Adichem tidak sepenuhnya mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah rendahnya pemahaman pasar terhadap efektivitas aditif bahan bakar. Banyaknya produk serupa yang tidak memiliki pembuktian teknis membuat konsumen cenderung skeptis.
Selain itu, karakteristik produk aditif yang termasuk dangerous goods juga membatasi opsi distribusi dan menuntut penanganan khusus dalam produksi maupun pengiriman.
Ryan menjelaskan bahwa perusahaan harus ekstra dalam edukasi konsumen. Meski volume aditif relatif kecil, dampaknya sangat besar. Hal ini sering kali tidak terlihat oleh pasar.
Untuk memperluas jangkauan, Adichem kini memasarkan produknya melalui pemasaran korporasi, marketplace, hingga jaringan bengkel di sekitar Jakarta. Dengan strategi ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan ketersediaan produk yang lebih mudah diakses, baik secara online maupun offline.
Ryan optimistis langkah tersebut akan memberikan dampak positif bagi PT Abadi Kimia Raya. Langkah berikutnya, perusahaan melalui Adichem sedang fokus mengembangkan produk aditif lainnya, yaitu aditif untuk mesin bensin yang ditargetkan diluncurkan pada Maret 2026 nanti.

0 Response to "Meningkatkan Performa Mesin dengan Suplemen Cuan"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.