
Kepala Desa Baruh Jaya Terancam Penipuan Dunia Siber
Warga Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, kini dihadapkan pada ancaman penipuan dunia siber. Salah satu kejadian yang menarik perhatian adalah saat akun WhatsApp Kepala Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, diduga dibajak oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pada malam hari sebelumnya, pelaku mengirimkan pesan berupa file APK melalui WhatsApp kepada orang-orang lain. Tidak hanya itu, akun tersebut juga mengirimkan pesan pinjam dulu 2 juta, dengan janji akan dikembalikan besok pagi jam 8.
Camat Daha Selatan, Ahmad Yani, membenarkan bahwa akun WhatsApp Kades Baruh Jaya telah dihack. Ia menyampaikan bahwa modus penipuan ini dilakukan terhadap kontak-kontak yang ada dalam daftar telepon sang Kepala Desa.
“Awalnya bermula dari pesan kontak lain, saat dibuka tanpa sepengetahuan ternyata sudah di hack, setelah di cek uang juga turut hilang sebesar Rp 1,7 juta,” ujar Camat.
Kepala Desa tersebut pun telah menyampaikan klarifikasi berupa pesan suara, bahwa nomor WhatsApp yang biasanya digunakan telah di hack. Ia meminta warga untuk tidak membuka-buka pesan kiriman tersebut.
Tips Hindari Penipuan Bermodus APK
Ancaman serangan siber melalui smartphone cukup banyak terjadi dengan memanfaatkan berbagai celah. Salah satu kasus yang paling umum adalah modus mengirimkan file APK melalui WhatsApp dengan dalih undangan pernikahan, tagihan listrik PLN, hingga laporan pajak.
APK (Android Package Kit) adalah format file paket untuk mendistribusikan dan menginstal aplikasi pada sistem operasi Android. Sehingga, jenis penipuan file APK umumnya menyerang pengguna ponsel dengan sistem operasi (OS) Android.
Untuk itu, pengguna HP Android harus selalu waspada dan tidak sembarangan mengeklik atau menginstal aplikasi di luar Play Store.
Cara Cegah Aplikasi Berbahaya dengan Google Play Protect
Berikut langkah-langkah untuk mencegah instal aplikasi berbahaya dengan Google Play Protect:
- Buka aplikasi Google Play Store.
- Klik ikon “Profil” yang ada di pojok kanan atas.
- Pilih opsi “Play Protect”, lalu klik ikon “Pengaturan” yang ada di pojok kanan atas.
- Pastikan opsi “Pindai aplikasi dengan Play Protect” aktif. Jika belum, silakan diaktifkan.
- Aktifkan juga bagian "Tingkatkan deteksi aplikasi berbahaya" agar Play Protect secara otomatis melaporkan aplikasi tak dikenal ke Google.
Fitur layanan Google Play Protect telah aktif secara default (bawaan) sejak Anda membeli ponsel Android. Anda bisa memilih untuk menonaktifkannya jika diinginkan. Namun, demi keamanan, Google menyarankan untuk selalu mengaktifkan.
Cara Amankan Nomor HP dari Potensi Kejahatan Siber
Teknologi dan internet menjadi dua hal yang tak terlepaskan dari kehidupan manusia saat ini. Kemajuan zaman membuat segala aktivitas manusia kian dimudahkan, dari urusan pekerjaan hingga persoalan perut.
Sebagian besar aktivitas manusia, kini dapat dilakukan atau diselesaikan hanya dengan memencet ponsel atau handphone. Untuk itu, penting bagi kita semua menjaga keamanan nomor ponsel dan alamat email yang kerap dipergunakan sebagai alamat verifikasi pada suatu akun digital.
Bagaimana Nomor Kita Bisa Tersebar?
Berdasarkan National Cyber Security Alliance (26/10/2020), ada sejumlah hal yang membuat nomor HP kita diketahui oleh orang lain, yakni sebagai berikut:
-
Terhubung ke akun media sosial
Terkadang kita tidak menyadari ternyata nomor HP yang kita masukkan saat membuat akun masih bersifat publik, sehingga dapat dilihat oleh orang lain dengan begitu saja. Nomor ini terpampang jelas di profil akun media sosial kita. -
Terlalu banyak membagikan nomor HP
Pada poin ini membagikan bukan dalam artian memberikan nomor HP kepada keluarga, teman, atau kerabat. Namun, Anda banyak menyertakan nomor HP Anda pada berbagai acara atau kepentingan yang sifatnya luas. -
Tidak teliti menerima syarat dan ketentuan
Dalam membuat suatu akun, biasanya di akhir bagian kita akan dimintai persetujuan atas semua aturan dan kondisi yang ada di sebuah aplikasi atau platform. Celakanya, banyak dari kita yang masih melewatkan penjelasan dari syarat dan kondisi itu. -
Meninggalkan nomor HP pasca-melakukan suatu pembelian
Pasti kita pernah diminta mengisi nomor HP setelah kita melakukan pembelian suatu produk. Misalnya produk make up. Nomor HP ini akan digunakan oleh penjual untuk memberikan penawaran menarik atau promo di waktu yang akan datang.
Cara Mengamankannya
- Ketahui di platform digital mana saja nomor telepon Anda terpampang secara publik, ubah lah menjadi privat agar tak lagi dapat dilihat orang lain.
- Arahkan setiap panggilan yang datang dari nomor tidak dikenal masuk ke pesan suara atau voicemail. Hal ini tidak berlaku apabila Anda mengenali nomor tersebut.
- Jangan pernah bagikan informasi pribadi apa pun saat berbincang di telepon. Mungkin saja, penelpon sudah memiliki sejumlah informasi tentang Anda, maka jangan sekali pun Anda memberikannya informasi tambahan.
- Hindari mengikuti permintaan yang diminta penelpon, misalnya meminta Anda menekan angka 1 di tengah panggilan, dan sebagainya.
- Tambahkan nomor hp Anda ke fitur Do Not Call Registry. Meskipun cara ini tidak akan meniadakan semua panggilan masuk, namun setidaknya akan membantu menghindarkan nomor hp Anda dari daftar robocall.
- Terapkan pengamanan autentifikasi ganda. Melansir Tech Crunch (25/12/2018) ini bisa dilakukan secara online atau dengan menghubungi pusat layanan melalui telepon.
- Jangan masuk ke laman atau aplikasi saat menggunakan jaringan wifi yang tidak aman.
- Unduh aplikasi pemblokir panggilan tak dikenal atau panggilan yang mengganggu, misalnya aplikasi RoboKiller.

0 Response to "Tips Hindari Penipuan Bermodus APK"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.