Yamaha NMax telah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali diluncurkan. Saat ini, motor matic andalan Yamaha memiliki tiga generasi yang berbeda. Versi terbaru dari NMax adalah NMax Turbo, yang membawa teknologi dan fitur yang lebih canggih dibandingkan generasi sebelumnya.
Meskipun secara visual terlihat serupa, ternyata sokbreker belakang dari NMax generasi pertama hingga NMax Turbo memiliki ukuran yang berbeda. Perbedaan ini disebabkan oleh fakta bahwa NMax di Indonesia sudah hadir dalam tiga generasi yang berbeda.
Pada generasi pertama, NMax diluncurkan pada tahun 2015 dan memiliki umur yang cukup lama. Pada tahun 2018, Yamaha melakukan facelift untuk produk ini. Salah satu perubahan paling mencolok adalah penggunaan sokbreker KYB belakang dengan tabung. Tabung ini meningkatkan kapasitas oli sokbreker, sehingga performanya menjadi lebih stabil.
Untuk NMax generasi pertama atau dikenal sebagai 2DP, tinggi sokbrekernya adalah 333,9mm. Sementara itu, versi facelift memiliki tinggi sokbreker belakang yang sama dengan versi tanpa tabung. Umumnya, pemilik NMax generasi pertama memilih untuk mengganti sokbreker belakang dengan tinggi 330 mm. Karena selisihnya hanya tipis, ergonomi dan handling motor tetap sesuai dengan spesifikasi pabrik.
Selanjutnya, NMax generasi kedua yang meluncur pada akhir tahun 2019 memiliki ukuran sokbreker yang berbeda. NMax generasi kedua atau B6H menggunakan sokbreker belakang dengan tinggi 310,8 mm. Sokbreker ini lebih pendek karena ada perubahan pada rangka motornya. Secara umum, sokbreker belakang NMax generasi kedua mirip dengan Aerox 155.
Pemilik NMax generasi kedua biasanya mengganti sokbreker dengan tinggi 310 mm. Untuk NMax Turbo dan Neo terbaru, sokbreker belakang juga mengalami perubahan lagi. Ferry Nurul Fajar, Technical & Education Yamaha Indonesia Motor Mfg, menjelaskan bahwa panjang sokbreker belakang kini mencapai 321,6 mm.
Dengan panjang yang lebih besar, sokbreker ini dirancang agar tidak mudah mentok karena per yang semakin empuk. Dengan per yang empuk dan travel atau jarak main yang lebih panjang, sokbreker NMax terbaru terasa lebih nyaman saat digunakan.
Perbedaan Sokbreker NMax Berdasarkan Generasi
-
Generasi Pertama (2DP):
Tinggi sokbreker: 333,9 mm
Menggunakan sokbreker KYB belakang dengan tabung untuk meningkatkan stabilitas -
Generasi Kedua (B6H):
Tinggi sokbreker: 310,8 mm
Sokbreker lebih pendek karena perubahan rangka
Mirip dengan Aerox 155 -
Generasi Ketiga (NMax Turbo/Neo):
Tinggi sokbreker: 321,6 mm
Dirancang lebih panjang untuk menambah kenyamanan
Kesimpulan
Setiap generasi NMax memiliki perbedaan pada sokbreker belakang, baik dari segi ukuran maupun fungsi. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan performa motor. Pemilik NMax dapat memilih sokbreker yang sesuai dengan spesifikasi masing-masing generasi untuk mendapatkan hasil optimal.

0 Response to "Jangan Sembarangan Pasang Sokbreker Yamaha NMax, Ukuran Turbo Berbeda"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.