
Presiden Prabowo Subianto Mendorong Pengembangan Inovasi Pemadam Api Berbasis Singkong
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti berbagai alternatif pemadaman api yang bisa digunakan dalam menghadapi masalah karhutla. Salah satu inovasi yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah bahan pemadam berbahan dasar ubi atau singkong berbentuk gel yang dinilai efektif untuk memadamkan api dalam skala kecil.
Presiden Prabowo menyambut baik inovasi tersebut dan meminta agar pengembangan serta produksi massal dilakukan secepatnya. Ia menyebut inovasi ini sebagai "ubi bombing" dan menekankan pentingnya upaya memperluas produksi bahan tersebut.
- "Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya. Berarti kita buat ubi bombing," kata Prabowo.
Selain itu, Presiden juga meminta Panglima TNI untuk melakukan pengujian kemampuan Tim Alpha TNI dalam mendukung penanganan karhutla di Sumatra Selatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa metode dan teknologi yang digunakan dapat memberikan hasil optimal dalam pemadaman api.
Evaluasi dan Pengembangan Teknologi Pemadaman Api
Berbagai dukungan dan metode penanganan karhutla akan terus dievaluasi agar upaya pemadaman dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan menyeluruh dengan memanfaatkan seluruh sumber daya serta teknologi yang tersedia. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
- Presiden meminta BNPB dan BRIN mengkaji kemungkinan penggunaan bahan kimia atau material tertentu yang dapat digunakan untuk memadamkan api maupun mencegah penyebaran api secara lebih efektif.
- Bahan tersebut diharapkan dapat diaplikasikan dalam bentuk tabung semprot maupun metode lain yang lebih praktis.
Gubernur Sumatra Selatan Mengapresiasi Inovasi
Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mengapresiasi penyampaian Kapolri mengenai inovasi bahan pemadam berbahan dasar singkong yang telah ditemukan dan digunakan dalam skala kecil untuk membantu pemadaman api.
- "Presiden mengapresiasi penyampaian dari Kapolri mengenai hasil temuan Babinsa, juga Bhabinkamtibmas yang pernah dipakai untuk memadamkan api supaya diperbesar produksinya," ujarnya.
Menurutnya, inovasi tersebut merupakan modifikasi singkong menjadi bahan pemadam berbentuk gel atau jeli yang penggunaannya menyerupai alat pemadam api ringan (APAR).
- "Ini memodifikasi singkong menjadi alat padam yang menyerupai APAR, tapi berupa gel atau jeli. Nah, ini Bapak Presiden sudah menyampaikan untuk ini diperbesar produksinya kepada TNI tadi," tambahnya.
Inovasi yang Menjanjikan untuk Masa Depan
Inovasi bahan pemadam berbasis singkong ini memiliki potensi besar dalam menghadapi karhutla, khususnya di daerah-daerah yang rawan kebakaran. Dengan menggunakan bahan alami seperti singkong, inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat diproduksi dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif terjangkau.
Selain itu, penggunaan bahan alami seperti singkong juga bisa menjadi solusi alternatif dalam meminimalkan dampak negatif dari bahan kimia konvensional yang sering digunakan dalam pemadaman api. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di Indonesia.

0 Response to "Rapat Palembang, Prabowo Bahas "Ubi Bombing" Atasi Karhutla"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.