Baterai motor listrik: Lebih baik beli, sewa, atau tukar?

Baterai motor listrik: Lebih baik beli, sewa, atau tukar?

Harga baterai masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat ketika hendak membeli motor listrik. Dengan teknologi baterai lithium yang kini menjadi standar, harga kendaraan bisa ikut terdorong karena baterai menjadi salah satu komponen termahal.

Kondisi tersebut kemudian melahirkan sejumlah skema kepemilikan baterai. Konsumen tidak lagi hanya dihadapkan pada pilihan membeli motor listrik sekaligus baterainya, tetapi juga bisa memilih sewa baterai atau menggunakan sistem battery swap.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan, masing-masing skema memiliki sasaran pengguna yang berbeda.

Khusus battery swap atau sistem tukar, skema ini dinilai paling cocok untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan menjadikan motor sebagai kendaraan utama untuk bekerja.

Battery Swap Cocok untuk Mobilitas Tinggi

Menurut Budi, battery swap memberikan keuntungan dari sisi waktu. Pengguna tidak perlu menunggu baterai terisi, yang bisa memakan waktu sekitar setengah jam atau lebih. Ketika daya baterai menipis, pengguna cukup menukarnya dengan baterai yang sudah terisi.

"Battery swap ini memang di Indonesia ada beberapa merek yang sangat cocok untuk para pengguna sepeda motor listrik, yang mobilitasnya dalam satu hari itu cepat dan dia kerja juga dengan menggunakan motor,” ujar Budi, kepada belum lama ini.

“Jadi enggak perlu nunggu waktu setengah jam ngecas, dia langsung ngambil," kata dia.

Model tersebut dinilai cocok untuk pengemudi ojek online, kurir makanan, maupun pengiriman barang yang membutuhkan kendaraan aktif sepanjang hari.

Budi menyebut penggunaan battery swap di Jakarta juga sudah cukup banyak. Menurut perkiraannya, jumlah pengguna layanan tersebut bisa mencapai ribuan.

Di sisi lain, pengguna dengan mobilitas lebih rendah dapat memilih motor listrik dengan sistem pengisian konvensional. Motor dapat diisi di rumah atau lokasi pengisian yang tersedia ketika baterai mulai habis.

Dan enaknya kita bisa lebih fleksibel mengecas di manapun, karena tidak bergantung lokasi swap station.

"Memang cocoknya di Indonesia itu ada dua tadi, yang baterai swap atau kemudian dengan menggunakan charging," ujarnya.

Sewa Baterai Bikin Harga Motor Lebih Terjangkau

Selain battery swap, muncul pula skema sewa baterai sebagai strategi untuk menekan harga pembelian motor listrik. Skema ini muncul karena harga baterai lithium masih relatif mahal.

"Komponen baterai cukup mahal, 30 persen sampai 40 persen harga motor," kata Budi.

Karena itu, sejumlah produsen mulai menawarkan motor listrik tanpa baterai. Konsumen cukup membeli unit motornya dengan harga lebih rendah, sementara baterai diperoleh melalui skema sewa.

Sebagai ilustrasi, motor listrik yang sebelumnya harus dibeli sekaligus dengan baterai bisa ditekan menjadi belasan juta rupiah saja untuk unit kendaraannya.

Skema ini membuat konsumen tidak perlu mengeluarkan uang dalam jumlah besar di awal. Namun, sebagai gantinya, ada biaya sewa baterai yang harus dibayarkan secara berkala.

Dengan demikian, tidak ada satu skema yang paling ideal untuk semua pengguna. Membeli baterai cocok bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan sekaligus komponen utamanya.

Sewa baterai menawarkan harga awal yang lebih ringan, sedangkan battery swap menjadi pilihan menarik bagi pengguna dengan intensitas perjalanan tinggi.

Suka dengan postingan berjudul Baterai motor listrik: Lebih baik beli, sewa, atau tukar?? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Baterai motor listrik: Lebih baik beli, sewa, atau tukar?"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger