
Tahapan Penting dalam Penanganan Banjir di Kecamatan Bumi Makmur dan Kurau
Di Kecamatan Bumi Makmur dan Kurau, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tahapan penting dalam upaya percepatan penurunan genangan banjir segera dimulai. Proses ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi banjir yang mengganggu masyarakat setempat.
Seluruh alat berat yang dibutuhkan untuk pembukaan tabat di kawasan STI di wilayah Desa Kurau Utara, Kecamatan Bumi Makmur, telah tiba di lokasi. Alat-alat tersebut antara lain ekskavator long arm dan ekskavator amfibi. Ekskavator long arm telah lebih dulu tiba di lokasi dekat tabat STI sejak beberapa hari lalu, sementara ekskavator amfibi baru saja tiba setelahnya.
Kepala Desa Kurau Utara, Bahrani B, menyampaikan bahwa pada Sabtu kemarin, ekskavator amfibi telah selesai dirakit di desa tetangga yakni Padangluas Kecamatan Kurau. "Jadi, direncanakan pembukaan tabat STI dimulai hari ini," ucap Kades Kurau Utara Bahrani B, Minggu (25/1/226).
Pembukaan Tabat STI untuk Mengatasi Banjir
Bahrani menjelaskan bahwa pembukaan tabat STI bertujuan untuk mempercepat penurunan banjir di wilayah Kecamatan Kurau dan Bumimakmur. Dalam beberapa waktu lalu, saat melakukan blusukan ke lokasi banjir di Kurau dan Bumimakmur, Bupati H Rahmat Trianto menyatakan bahwa pemerintahannya terus melakukan upaya percepatan mengatasi banjir. Hal ini dilakukan mulai dari penyedotan menggunakan alat sedot Balai Wilayah Sungai (BWS), penyodetan di beberapa tempat, termasuk membuka tabat STI.
Beberapa waktu lalu, tabat di kawasan STI sebelumnya dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut pada November 2023. Pembangunan tabat tersebut bertujuan untuk mencegah masuknya air payau atau asin ke area persawahan saat musim kemarau, sehingga mengurangi risiko gagal panen padi.
Kini, pembukaan tabat dilakukan sebagai langkah darurat penanganan banjir, dengan tetap mempertimbangkan pengelolaan kembali fungsi tabat setelah kondisi banjir dinyatakan aman dan terkendali.
Progres Pekerjaan di Tanggul STI
Untuk dua sodetan di tanggul STI, jelas Bahrani, sebagian sudah selesai dan tinggal satu lagi yang masih dalam tahap penyelesaian yaitu jembatan box culvert dua sel. Proses ini akan terus dilakukan hingga semua pekerjaan selesai dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Dengan adanya pembukaan tabat STI, diharapkan dapat membantu mengurangi genangan air banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut. Selain itu, proses ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya air secara efektif dan berkelanjutan.
Langkah-Langkah yang Dilakukan
- Pengadaan alat berat: Ekskavator long arm dan ekskavator amfibi telah tiba di lokasi.
- Pemrosesan pekerjaan: Pembukaan tabat STI direncanakan dimulai hari ini.
- Penyelesaian sodetan: Dua sodetan di tanggul STI telah sebagian selesai, hanya satu yang masih dalam proses.
- Pengelolaan fungsi tabat: Setelah kondisi banjir aman, fungsi tabat akan dikembalikan sesuai tujuan awalnya.

0 Response to "Alat Berat Tiba di Lokasi, Pembukaan Jalan STI Kurau Utara Tanahlaut Diresmikan Hari Ini"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.