Dirut BRI Beber Peluang Bisnis Fintech Indonesia di WEF 2026

Peran Fintech dalam Ekosistem Keuangan Indonesia

Dalam sebuah forum yang diselenggarakan di World Economic Forum (WEF) Davos 2026, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Hery Gunardi, menyampaikan pentingnya pengembangan sektor financial technology (Fintech) di Indonesia. Ia menilai bahwa potensi Fintech sangat besar, terutama dengan meningkatnya minat dari investor dan pelaku keuangan global untuk menjajaki kolaborasi bersama perbankan.

Forum tersebut bertajuk "Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets" dan dihadiri oleh berbagai tokoh ternama, termasuk President and Chief Executive Officer TCW Katie Koch, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, serta Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis sebagai moderator.

Kaitan Erat Fintech dan Perbankan


Hery menjelaskan bahwa Fintech merupakan bagian dari ekosistem layanan keuangan yang saling beririsan dengan bisnis perbankan. Secara umum, Fintech terbagi menjadi dua segmen utama, yaitu Fintech lending dan Fintech berbasis transaksi atau pembayaran. Kedua segmen ini memiliki hubungan erat dengan operasional perbankan.

Menurut Hery, setiap Fintech memiliki tantangan yang berbeda, sehingga untuk membangun bisnis Fintech yang berkelanjutan, diperlukan eksplorasi berbagai layanan keuangan lokal. Hal ini bertujuan untuk memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia secara lebih mendalam.

Potensi Dua Segmen Fintech


Lebih lanjut, Hery menyampaikan bahwa dengan lebih dari 120 bank yang beroperasi di Indonesia, Fintech berbasis pembayaran dinilai memiliki prospek yang baik. Namun, pada segmen Fintech Lending, aspek manajemen risiko menjadi faktor yang sangat penting.

Ia menekankan bahwa sektor Fintech Lending cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap profil nasabah serta mekanisme penyaluran pembiayaan menjadi kunci keberlanjutan bisnis Fintech.

Cara BRI Menyesuaikan Kebutuhan


Di era teknologi yang semakin maju, institusi keuangan dunia, termasuk industri keuangan di Indonesia, terus merespons perubahan dengan menyesuaikan layanan dan solusi transaksi ke arah digital. BRI pun menjawab kebutuhan tersebut melalui pengembangan ekosistem digital banking yang mencakup ATM, CRM, BRILink Agen, Internet Banking, serta super apps BRImo.

Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk mendukung kemudahan pembayaran dalam berbagai kebutuhan masyarakat. BRI juga terus berinovasi dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang aman, relevan, dan mudah diakses guna mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Inovasi dan Kesiapan Digital

BRI Peduli, Usaha Besar BRI Entaskan Stunting di Berbagai Daerah Dirut BRI Sebut UMKM Jadi Kunci Agenda Keuangan Berkelanjutan Global

Suka dengan postingan berjudul Dirut BRI Beber Peluang Bisnis Fintech Indonesia di WEF 2026? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Dirut BRI Beber Peluang Bisnis Fintech Indonesia di WEF 2026"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger