
Hyundai Stargazer Cartenz menjadi salah satu mobil MPV yang menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan. Tidak hanya karena desainnya yang unik dan futuristis, tetapi juga karena fitur-fitur yang terintegrasi dengan baik. Pengguna setia Stargazer Cartenz asal Jakarta, Kahfiardi Fajri, membagikan pengalamannya dalam menggunakan mobil ini untuk kebutuhan harian.
Alasan utama Kahfi memilih Stargazer adalah karena fitur-fitur lengkap yang ada di kelasnya, terutama teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang memberikan kenyamanan dalam berkendara. Menurutnya, fitur keselamatan aktif menjadi nilai lebih dibandingkan pesaing di segmen yang sama. Selain itu, konektivitas juga menjadi pertimbangan penting.
“Saya merasa lebih tenang dengan fitur Bluelink dan SOS, terutama ketika melakukan perjalanan jauh,” ujarnya.
Selama menggunakannya, Kahfi mengaku cukup puas dengan karakter kendaraan Stargazer Cartenz, baik untuk penggunaan di dalam kota maupun perjalanan ke daerah pegunungan. Saat terjebak kemacetan, fitur cruise control adaptif sangat membantu mengurangi rasa lelah. “Nyaman banget dipakai dalam kota pas macet, tinggal aktifkan cruise control,” katanya.
Di jalan menanjak, fitur auto hold membuat pengendaraan lebih praktis, terutama saat berhenti di tanjakan. Fitur lane following assist juga membantu menjaga mobil tetap di jalurnya, sehingga perjalanan terasa lebih santai. Sementara blind spot assist membantu mengurangi risiko kecelakaan saat berpindah jalur.
Layanan purna jual juga menjadi salah satu hal yang membuat Kahfi puas. Ia menyampaikan bahwa Hyundai cukup sigap dalam menangani keluhan. Misalnya, saat mobil baru diterima, terdapat masalah pada port lighter akibat soket yang terputus. “Langsung diganti waktu servis pertama,” ujarnya.
Selain itu, fitur Bluelink sempat mengalami kendala di awal pemakaian. Namun, pihak diler dan teknisi responsif. “Bahkan mekaniknya sampai datang ke rumah buat perbaikin,” kata Kahfi.
Meski memiliki banyak kelebihan, Kahfi tidak menampik beberapa kekurangan yang ia rasakan selama menggunakan Stargazer Cartenz. Salah satunya adalah sistem emergency brake yang dinilai terlalu sensitif, sering kali membuat pengemudi terkejut ketika mobil mengerem secara tiba-tiba saat mendeteksi obyek di depan. “Sering bikin kaget kalau lagi nyetir, karena terlalu responsif,” ujarnya.
Dari sisi pencahayaan, lampu utama disebut kurang terang saat digunakan malam hari, ditambah belum adanya fog lamp sebagai standar. Kekurangan lain yang cukup unik datang dari sisi desain. “Agak bingung mau ganti pelek, karena bentuk fender-nya kotak, jadi pilihan model pelek terasa terbatas,” kata dia.
Kesimpulan
Plus:
Fitur ADAS lengkap
Fitur berkendara seperti cruise control dan auto hold sangat membantu
* Layanan aftersales responsif dan solutif
Minus:
Emergency brake terlalu sensitif dan sering mengejutkan
Lampu utama kurang terang untuk malam hari
* Desain fender terlalu kotak

0 Response to "Keluhan Pengguna Hyundai Stargazer Cartenz"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.