Saat "GPT" Diadopsi, Bukan Sekadar Teknologi

Saat "GPT" Diadopsi, Bukan Sekadar Teknologi

Kecerdasan Buatan di Dunia Kuliner

Di tengah maraknya istilah kecerdasan buatan yang semakin akrab di kehidupan sehari-hari, akronim “GPT” kini tak hanya ditemukan di layar gawai. Dunia kuliner juga ikut mengadopsinya—bukan untuk teknologi, melainkan untuk pengalaman rasa. PT Richeese Kuliner Indonesia (RKI) atau Richeese Factory memperkenalkan menu baru Richeese Chicken dengan seasoning Garlic Parmesan. Menu ini diberi nama yang cukup mengundang rasa penasaran: RicheeseGPT.

Namun, istilah tersebut tidak berkaitan dengan artificial intelligence. RicheeseGPT merupakan singkatan dari Garlic Parmesan Temptation. Melalui pendekatan kreatif ini, restoran mencoba mengaitkan fenomena digital yang akrab di masyarakat dengan pengalaman makan yang lebih kasual dan menyenangkan.

Pendekatan Kreatif dalam Pemasaran

Di tengah tren digital, Richeese Factory memilih menginterpretasikan “GPT” dengan cara berbeda. Jika AI bekerja dengan data, RicheeseGPT bekerja dengan indera perasa. Menu ini dihadirkan sebagai alternatif bagi pelanggan—yang mereka sapa Cheesemate—yang ingin mencoba sensasi selain cita rasa pedas yang selama ini identik dengan Richeese Factory.

Berbeda dengan Fire Chicken yang dikenal dengan level kepedasannya, varian Garlic Parmesan ditujukan bagi penikmat rasa gurih yang lebih ringan. Menu ini mengedepankan ayam bertekstur renyah di luar dan tetap juicy di dalam, dipadukan dengan seasoning keju parmesan dan aroma bawang putih yang lebih lembut di lidah.

Pengalaman Makan yang Menyenangkan

“Kami selalu ingin membangun kedekatan emosional dengan Cheesemate. Dengan begitu, kami bisa memberikan pilihan yang lebih dekat dan be. Melalui Richeese Chicken dengan Garlic Parmesan atau RicheeseGPT ini, kami mengajak siapa pun untuk ‘Berani Explore Rasa’ dan merasakan harmoni antara kelezatan keju Parmesan dan keharuman garlic yang otentik,” ujar Chandrataruna, Perwakilan Corporate Communication Richeese Factory.

Keunggulan Menu RicheeseGPT

RicheeseGPT menawarkan beberapa keunggulan yang membuatnya menonjol dari produk lainnya:

  • Rasa yang unik: Menggabungkan rasa keju parmesan dan bawang putih yang lembut, memberikan pengalaman rasa yang segar dan enak.
  • Tekstur yang sempurna: Ayam yang renyah di luar dan juicy di dalam menciptakan kesan yang menyenangkan saat dikonsumsi.
  • Pilihan yang fleksibel: Tersedia dalam berbagai bentuk seperti dine-in, take away, drive-thru, maupun layanan pemesanan daring.

Penyebaran Menu di Seluruh Indonesia

Menu Richeese Chicken dengan Garlic Parmesan kini sudah tersedia di seluruh gerai Richeese Factory di Indonesia, baik melalui dine-in, take away, drive-thru, maupun layanan pemesanan daring. Hal ini memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati sensasi rasa yang unik dan menarik.


Dengan hadirnya RicheeseGPT, Richeese Factory menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memberikan pengalaman makan yang berbeda. Dengan pendekatan kreatif dan penuh semangat, Richeese Factory tidak hanya memenuhi kebutuhan rasa, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan para pelanggannya.

Suka dengan postingan berjudul Saat "GPT" Diadopsi, Bukan Sekadar Teknologi? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Saat "GPT" Diadopsi, Bukan Sekadar Teknologi"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger