Hati-Hati! Jangan Sembarangan Menderek Mobil Matik

Tips Menderek Mobil Matik dengan Benar

Menderek mobil bertransmisi otomatis atau matik tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada teknik khusus yang harus diperhatikan agar komponen penting di dalam girboks tidak mengalami kerusakan. Berikut penjelasan lengkapnya.

Posisi Roda Penggerak Harus Diperhatikan

Salah satu hal utama yang harus diperhatikan saat menderek mobil matik adalah posisi roda penggerak. Johan, pemilik bengkel JJ Mobil Bekasi, menjelaskan bahwa roda penggerak sebaiknya diangkat saat mobil diderek. Jika tidak, maka komponen girboks bisa mengalami kerusakan parah.

“Kalau mau derek mobil matik, pastikan roda penggeraknya yang diangkat. Jangan sampai kebalik, karena kalau roda penggerak tetap menempel di aspal, komponen girboks bisa rusak parah,” ujarnya.

Komponen Girboks Bisa Terpengaruh Saat Roda Berputar

Ketika roda penggerak berputar, poros propeller shaft yang terhubung dengan girboks juga ikut berputar. Hal ini menyebabkan komponen seperti pelat kopling, gigi rasio, hingga torque converter di dalam girboks juga bergerak.

“Artinya, di dalam girboks ada komponen seperti pelat kopling, gigi rasio, hingga torque converter yang ikut bergerak,” jelas Johan.

Masalah Muncul Karena Tidak Ada Pelumasan

Masalah muncul ketika mobil yang diderek dalam kondisi mesin mati. Saat mesin tidak menyala, pompa oli transmisi otomatis juga berhenti bekerja. Akibatnya, tidak ada sirkulasi oli di dalam girboks sehingga tidak ada pelumasan.

“Artinya tidak ada sirkulasi oli di dalam girboks, sehingga tidak ada pelumasan. Kalau tetap dipaksa, gesekan bisa bikin komponen aus bahkan jebol,” tambah Johan.

Gunakan Towing untuk Keamanan Lebih Baik

Pada kesempatan terpisah, Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, menjelaskan bahwa mobil matik sebaiknya diderek menggunakan towing atau gendong, bukan tarik. Ini adalah cara paling aman untuk mencegah kerusakan pada girboks.

“Kalau derek tarik saat roda penggerak itu berputar, komponen girboks juga ikut bergerak,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Risiko Ketika Menggunakan Derekan Tarik

Ketika mobil matik diderek dengan cara tarik, belt dan pulley pada transmisi otomatis bisa tergerus sehingga mempercepat keausan. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen girboks.

“Kalau pakai derek tarik, diusahakan roda penggerak diangkat supaya tidak berputar,” jelas Hermas.

Kesimpulan

Menderek mobil matik memerlukan teknik khusus agar tidak merusak komponen penting di dalam girboks. Pastikan roda penggerak diangkat, gunakan towing sebagai metode paling aman, dan hindari derek tarik jika roda penggerak masih menempel di aspal. Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat melindungi girboks dan memperpanjang umur kendaraan.

Suka dengan postingan berjudul Hati-Hati! Jangan Sembarangan Menderek Mobil Matik? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Hati-Hati! Jangan Sembarangan Menderek Mobil Matik"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger