
Peluncuran ESET Cloud Workload Protection untuk Perlindungan yang Lebih Komprehensif
ESET, salah satu pemimpin global dalam keamanan siber, telah meluncurkan fitur baru bernama ESET Cloud Workload Protection. Fitur ini terintegrasi langsung ke dalam platform ESET PROTECT tanpa memerlukan biaya tambahan. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan perlindungan menyeluruh terhadap workload di lingkungan hybrid dan multi-cloud, sehingga meningkatkan posisi organisasi di era digital saat ini.
Modul baru ini menawarkan perlindungan terhadap virtual machine (VM) yang berada di public cloud seperti AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform. Data VM akan masuk ke ESET PROTECT XDR, sehingga administrator dapat melakukan deployment agen proteksi secara otomatis. Tidak hanya itu, perlindungan juga mencakup private cloud dan VM on-premise, dengan visibilitas terpadu melalui satu dashboard yang mudah digunakan.
Pertumbuhan Pasar Cloud di Indonesia
Pertumbuhan pasar cloud di Indonesia diperkirakan akan mencapai US$2,81 miliar pada 2026 dan meningkat hingga US$5,5 miliar pada 2031. Namun, meskipun pertumbuhan pesat, keamanan sering kali diabaikan. Studi dari IBM menunjukkan bahwa kerugian rata-rata akibat pelanggaran data di public cloud mencapai US$5,17 juta per insiden. Hal ini menjadikannya sebagai risiko terbesar dibandingkan lingkungan IT lainnya.
Banyak usaha kecil dan menengah (UKM) masih rentan terhadap ancaman seperti ransomware, kesalahan konfigurasi, serta keterbatasan tim IT. Oleh karena itu, solusi seperti ESET Cloud Workload Protection menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko tersebut.
Peran ESET Cloud Workload Protection dalam Bisnis Digital
Menurut Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group, public cloud kini menjadi urat nadi bisnis digital. Dengan adanya ESET Cloud Workload Protection, organisasi dapat mengurangi permukaan serangan dan memperluas proteksi ke seluruh workload, baik di public cloud maupun private cloud. Fitur ini dirancang untuk memberikan perlindungan yang lebih luas dan efektif.
Fitur ini didukung oleh teknologi AI yang mampu mendeteksi anomali, melakukan analisis berbasis perilaku, serta otomatisasi respons. Hal ini memungkinkan tim IT untuk segera merespons serangan sebelum dampaknya meluas. Modulnya ringan, tidak membebani performa server, serta mendukung audit evidence untuk standar keamanan seperti NIST, CIS, dan PCI DSS.
Memenuhi Regulasi Lokal dan Meningkatkan Keamanan Siber
Selain itu, solusi ini membantu organisasi memenuhi regulasi lokal, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan pedoman keamanan dari BSSN. Solusi ini juga mendukung ekosistem IT yang aman dan berdaulat sesuai dengan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber.
Dengan adanya ESET Cloud Workload Protection, organisasi dapat memastikan bahwa semua aspek keamanan siber dijalankan secara optimal. Ini menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks di era digital saat ini.

0 Response to "ESET umumkan perlindungan bebas biaya untuk beban awan di Indonesia"
Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!
Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.