Sisik ikan nila bukan sekadar limbah, mahasiswa Unpad ubah jadi bahan anode baterai ion-natrium

Sisik ikan nila bukan sekadar limbah, mahasiswa Unpad ubah jadi bahan anode baterai ion-natrium

- Sisik ikan nila menyimpan potensi manfaat yang selama ini mungkin belum dikelola dengan optimal.

Di tangan sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) sisik ikan nila dapat diubah menjadi bahan anode untuk baterai ion-natrium.

Secara alami sisik ikan nila mengandung kolagen yang memiliki nitrogen.

Mahasiswa yang terlibat bernama Achmad Syah Nizar El Java, Aorenza Delviana Putri, Kevin Fauzy Rizky, Dimas Ardianto Wiratama, dan Fitriani Nur Hidayat dengan arahan Noto Susanto Gultom, S.pd., M.Sc., Ph.D., sebagai pedosenmbimbing.

Pemanfaatan sisik ikan nila belum optimal

Mereka tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Unpad dan mengembangkan hard carbon.

Achmad dan kawan-kawan memilih melakukan penelitian ini lantaran dipengaruhi oleh dua hal.

Pertama, limbah sisik ikan nila jumlahnya melimpah namun pemanfaatannya belum optimal. Kedua, adanya kebutuhan terhadap bahan penyimpan energi alternatif yang lebih berkelanjutan.

Dengan konsep in-situ self-doping nitrogen, nitrogen dapat langsung tersedia dari biomassa tanpa perlu ditambah bahan doping eksternal.

Proses pengolahan

Sisik ikan nila terlebih dahulu melalui proses pirolisis pada suhu 600, 700, dan 800 derajat Celcius.

Lalu tim menghubungkan perubahan struktur, morfologi, komposisi, dan sifat elektrokimia material untuk menentukan karakteristik hard carbon yang paling prospektif.

"Hasil awal menunjukkan seluruh sampel memiliki struktur karbon turbostratic dengan jarak antar-lapis lebih besar daripada grafit, sedangkan HC-800 menunjukkan karakter struktur dan morfologi yang prospektif untuk dievaluasi lebih lanjut sebagai material anode," dilansir situs Unpad, Selasa (15/9/2026).

Bukan hanya memanfaatkan limbah perikanan, riset ini juga berusaha menghubungkan sumber karbon dan nitrogen dari satu biomassa.

Berpotensi mhasilkan karbon dengan karakteristik sesuai penyimpanan ion Na+

"Dengan demikian, sisik ikan nila tidak sekadar diposisikan sebagai limbah yang dikarbonisasi, tetapi sebagai prekursor fungsional yang berpotensi menghasilkan karbon dengan karakteristik yang sesuai untuk penyimpanan ion Na+," sebagaimana terurai di situs.

Selanjutnya proses pengembangan diarahkan menuju penyelesaian karakterisasi kimia permukaan menggunakan XPS serta pengujian stabilitas hingga 50 siklus.

Tujuannya ialah untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kemampuan material dalam mempertahankan kinerja penyimpanan energi.

Penelitian ini tergolong salah satu upaya menghubungkan ekonomi sirkular dan kemandirian energi pula.

Suka dengan postingan berjudul Sisik ikan nila bukan sekadar limbah, mahasiswa Unpad ubah jadi bahan anode baterai ion-natrium? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "Sisik ikan nila bukan sekadar limbah, mahasiswa Unpad ubah jadi bahan anode baterai ion-natrium"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger