CATL Luncurkan Baterai Natrium Pertama Dunia

CATL Luncurkan Baterai Natrium Pertama Dunia

Terobosan Baterai Ion Natrium untuk Kendaraan Komersial

Perusahaan produsen baterai ternama, CATL, kembali menorehkan prestasi di industri kendaraan listrik dengan meluncurkan baterai ion natrium produksi massal pertama di dunia. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi baterai yang lebih efisien, tahan terhadap kondisi ekstrem, dan memiliki biaya rendah. Dengan peluncuran ini, CATL memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi energi bersih.

Baterai ion natrium Tianxing II dirancang khusus untuk kendaraan komersial ringan seperti van kecil dan truk mikro. Teknologi ini bertujuan menjawab kebutuhan operasional harian yang mengharuskan daya tahan tinggi dan keandalan di berbagai kondisi cuaca. Dengan kapasitas 45 kWh dan kepadatan energi sebesar 175 Wh/kg, baterai ini menunjukkan bahwa teknologi non-litium kini siap digunakan secara luas. Masa pakai siklusnya juga sangat impresif, melebihi 10.000 siklus, sehingga cocok untuk kendaraan yang beroperasi intensif setiap hari.

CATL mengklaim bahwa baterai ini adalah yang pertama di dunia yang diproduksi massal dan telah mendapatkan sertifikasi standar nasional China GB 38031-2025. Sertifikasi ini memberikan jaminan terkait keselamatan dan keandalan, terutama untuk kendaraan niaga ringan yang memerlukan stabilitas jangka panjang.

Tahan Suhu Ekstrem dan Unggul di Cuaca Dingin

Salah satu keunggulan utama dari baterai ion natrium Tianxing II adalah kemampuannya bekerja optimal pada suhu rendah. Bahkan pada kondisi ekstrem hingga -40 derajat Celsius, baterai masih mampu mempertahankan sekitar 90 persen kapasitas yang dapat digunakan. Pada suhu -30 derajat Celsius, baterai tetap bisa diisi ulang secara langsung tanpa mengalami penurunan signifikan.

Kemampuan ini menjadi solusi nyata bagi kendaraan komersial yang beroperasi di wilayah bersuhu dingin, di mana baterai litium sering kali mengalami penurunan performa drastis. Dengan daya tahan tersebut, operasional logistik dan distribusi tetap berjalan tanpa hambatan besar akibat cuaca ekstrem.

Efisiensi Biaya dan Varian Lain Seri Tianxing II

Selain keunggulan teknis, baterai ion natrium juga menawarkan efisiensi biaya yang signifikan. Natrium diketahui lebih dari 1.000 kali lebih melimpah di kerak bumi dibandingkan litium, dengan biaya ekstraksi hanya sekitar 1/20-nya. Kondisi ini membuka peluang penurunan harga baterai dan meningkatkan kelayakan ekonomi kendaraan listrik komersial dalam jangka panjang.

Seri Tianxing II juga mencakup tiga varian berbasis ion litium. Versi Pengisian Cepat mampu mengisi daya dari 20 hingga 80 persen hanya dalam 18 menit, menambah jarak tempuh sekitar 150 km untuk baterai 100 kWh. Versi Jarak Jauh hadir dengan kapasitas paket tunggal hingga 253 kWh dan jarak tempuh maksimal 800 km, dirancang untuk logistik antarkota. Sementara itu, Versi Pengisian Cepat Suhu Tinggi difokuskan untuk wilayah panas dengan sistem pendingin cair khusus, menjaga performa dan umur baterai tetap optimal.

Kesimpulan

Peluncuran Tianxing II menunjukkan keseriusan CATL dalam memperluas pilihan teknologi baterai. Baterai ion natrium kini bukan sekadar konsep, melainkan solusi nyata untuk masa depan kendaraan listrik komersial. Dengan inovasi ini, CATL memperkuat posisinya sebagai pelaku utama dalam pengembangan teknologi energi berkelanjutan yang mampu menghadapi tantangan pasar global.

Suka dengan postingan berjudul CATL Luncurkan Baterai Natrium Pertama Dunia? Nggak ada salahnya untuk berlangganan update postingan terbaru dari Blog of Bang Hendra | All About Anything langsung via email sekarang juga. GRATISS!!!

0 Response to "CATL Luncurkan Baterai Natrium Pertama Dunia"

Mohon komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada. Komentar yang mengarah ke tindakan SPAM akan dihapus atau terjaring secara otomatis oleh spam filter. Terima kasih!

Maaf, komentar Anda dimoderasi dahulu sebelum ditampilkan.

Chat Room

Kamu bisa chat bareng Admin di sini dengan Messenger.
Terima kasih

Chat on Messenger